Puasa dan Mujahadah, Lawan Ngantuk jadilah pemenang!

Yuk kita lihat Para pelaku mujahadah yaitu  Nabi Muhammad SAW mujahadah 15 tahun (Gua Hiro) jadi beliau seorang Nabi yang mulia.

Shekh Abdul Qodir Jaelani mujahadah 25 tahun (dipadang pasir) jadi Sulthonun Aulia yang dituntun oleh Syekh Mubarok Al Mazjumi.

Sunan Kalijaga (saat masih berandal, menunggu Sunan Bonang) mujahadah 3 tahun untuk menjadi Waliyullah yang dituntun oleh Sunan  Bonang.

Ki Ageng Pengging mujahadah (Asma Allah /Ya Allah) 7 th dapat anak jadi seorang raja, yang bernama Jaka Tingkir.

Ki Gede Pemanahan ingin memiliki kerajaan harus menundukan hutan penuh dengan Dedemit Gunung Kidul yaitu Mataram yang akhirnya dipecah olah belanda 1758 dalam perjanjian kiyanti yang menjadi Jogja dan solo  dengan mujahadah 20 tahun yang dituntun oleh Sunan Kalijaga.

Kh. Hasyim Asy 'Ari pendiri NU mujahadah 3 tahun setiap malam Sholat Hajat dengan raka'at pertama Q. S. At Taubah 41 X  dan raka'at kedua Al Kahfi 41 X.

Calon Raja Mataram yang bernama Raden Bagus Harun keluar dari keraton ingin memiliki anak seorang Raja dan Ulama Mujahadah 7 tahun didaerah pagetan disamping sebuah sumur. Ketika tahun ke - 7 pada bulan ramadhon sumurnya muncrat. Dan saat itu dinyakini malam Lailatul Qodar.

Sebab dinyakini tepat Lailatul Qodar Sumur tersebut diberi nama Sumur Sewu Wulan (Bahasa Jawa) jadi kampungnya terkenal dengan sampai saat ini dengan Sebutan Kampung Sewu Wulan. Banser harusnya Ziarah Kesana, karena merupakan awal mula lahirnya Banser, dan terlahirnya Ilmu Pagar Nusa.

Dan beliau mendapatkan seorang anak perempuan yang terkenal galaknya luar biasa, sampai ternkenal Nyi Ageng Alap - Alap karena tidak ada yang berani dengan beliau atas ketegasannya. 

Lalu dinikahi seorang santri atau Raden Santri lalu memiliki anak yang bernama Raden Makhtum, memiliki anak Raden Ma'lum, memiliki anak Raden Tafsir Anom, memiliki anak Mbah Qolubi, memiliki anak Mbah Ilyas ketua Depag Surabaya jaman Belanda, Mbah Ilyas memiliki anak Putri (Yang galak luar biasa tidak ada yang berani menikahinya, akhirnya dinikahi oleh KH. Hasyim Asy 'Ari) yang bernama Nafiqoh lalu memiliki anak  Ky. Wahid Hasim, lalu memiliki keturunan yang bernama KH. Abdurrahman Wahid yang menjadi seorang presiden dan Ulama.

Seorang penduduk Jogja yang bernama Sukirah ingin memiliki anak seorang ratu padahal beliau bukan keturunan raja tidak mungkin memiliki keturunan ratu dengan tekad kuat mujahadah 9 bulan ketika hamil perutnya di sambil dilelus-elus ternyata jadilah seorang presiden menjabat 30 tahun yang bernama Bpk Soeharto.

Sumber :
Ceramah Gus Muwafiq, https://youtu.be/gW-2xIOCpZY, diakses 24/12/2021

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KHIDMAT ANSOR DS. KARANGPARI! SOSIALISASI PEMBENTUKAN KPPS DESA KARANGPARI KEC. BANTARKAWUNG

KHIDMAT ANSOR KR. PARI ATAS! SUSAHNYA MENJADI IMAM BAGI KAUM KELUARGA

SALAH SATU ADAB BERJIMA' KUTIPAN KITAB FATHUL IZAR!