SALAH SATU ADAB BERJIMA' KUTIPAN KITAB FATHUL IZAR!

KHIDMAT ANSOR KR. PARI ATAS - Dalam adab jima' bersikaplah lemah lembut, jangan sekali-kali langsung memasukannya begitu saja tanpa basa-basi, tapi buatlah terlebih dahulu seorang Istri banjir sehingga siap digempur untuk bertempur diatas kasur sampai terkulai lemas dengan diakhiri senyuman penuh bahagia dan berkata "Aaa puas!... Saya lemas!... " 

 ...وأداب الجماع ثلاثة قبله وثلاث فتقديم الملعبة 

Adab dalam Jima' atau berhubungan intim itu ada 3 (tiga) namun dalam penyampaian kali ini yang akan disajikan salah satunya, hal ini merupakan bagian terpenting dari pintu utama dalam mencapai puncak kebahagiaan bathin seorang Istri.

Adapun salah satu dari tiga hal tersebut sebelum melakukan senggama antara Suami dan Istri yaitu "Mula'abah" maksudnya gunakanlah rayuan terlebih dahulu agar seorang Istri hatinya merasa senang bisa melalui cumbu dan pujian gombal sehingga merasa tersanjung dan diistimewakan maka akan menimbulkan semangat yang membara sehingga bangkitlah gelora nafsunya sampai nafasnya tidak teratur hingga tersengal-sengal.

"Hhhh!... Hihhh!..." Rintihan nafasnya bahkan tangannya menarik-narik "Aaaa!... " Sahutnya dengan suara lirih berdesah dan memegang  dengan pegangan tangannya yang begitu kuat dan jantungnya berdebar-debar lebih kencang "dag!... dug!..." Detakan Jantungnya seperti genderang akan berperang.

Maka saat itulah waktu yang paling tepat untuk memasukan Dzakar (batang Peniske dalam Farji (lubang Vagina) atau melakukan hubungan badan dengan Istri.

Seorang Istri akan bangkit hasrat birahinya ketika perasaannya sudah terbeli oleh rayuan gombal seorang Suaminya dan geloranya akan semakin meningkat ketika disertai dengan cumbuan yang menyentuh titik-titik sensitif dari belaian rambut, ciuman bibir, pipi, telinga, area leher, buah dada, tangan, punggung dan lainnya serta lebih utama jika yang disentuh pada bagian yang mereka sukai karena setiap Istri memiliki titik rangsang yang berbeda-beda.

Lain cerita bila dibndingkan dengan seorang Suami walaupun mungkin tidak setiap Laki-laki itu sama, tapi pada keumumannya ketika didekati Istrinya saat mengungkapkan perasaannya ingin dimanja bahkan ketika muncul hasrat birahinya ketika ingin dilayani padahal bahasa tubuh mereka sudah menunjukan dengan memberikan berbagai isyarat sampai menyentuh dan meluk-meluknya tapi seorang Suami tidak dapat menggapinya hanya datar-datar saja karena kemungkinan tidak memahaminya.

Penyampaian ini merupakan salah satu hal penting yang dikutip dari Kitab Fathul Izzar dalam kesuksesan untuk mencapai keluarga yang sakinah mawadah warohmah keluarga yang penuh keharmonisan dengan jiwa yang tentram tentu dengan terpenuhi hasrat biologisnya.

Hal ini jangan dianggap remeh maka teruslah gali Ilmunya dan praktekan dalam kehidupan nyata sesuai dengan kemampuan masing-masing yang Allah berikan pada kita.


  



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KHIDMAT ANSOR DS. KARANGPARI! SOSIALISASI PEMBENTUKAN KPPS DESA KARANGPARI KEC. BANTARKAWUNG

KHIDMAT ANSOR KR. PARI ATAS! SUSAHNYA MENJADI IMAM BAGI KAUM KELUARGA